CACING Berwajah IBLIS…Spesies Terbaru yg Di Temukan


Cacing bersisik Polychaetes yang ditemukan di wilayah laut dalam. Cacing ini memiliki wajah aneh sehingga disebut cacing iblis.

Wilayah laut dalam kini terus dieksplorasi. Lewat penelitian, ilmuwan kini berhasil mengungkap adanya cacing bersisik yang punya kenampakan bagai iblis.

Jenis cacing iblis yang dimaksud adalah golongan Polychaetes. Jenis cacing itu telah berevolusi sehingga bisa tinggal di kedalaman 1000 meter yang nyaris tak tertembus sinar Matahari. Baca lebih lanjut

Iklan

Wajah-wajah Nenek Moyang Manusia


Ganteng Juga YACH... 🙂

Alkisah, spesies manusia pertama kali muncul di Afrika dan kemudian menyebar ke seluruh penjuru Bumi. Dalam penyebarannya, proses evolusi berlangsung menyesuaikan dengan tempat tinggal serta gaya hidup. Baca lebih lanjut

Rahasia Paus Selamat dari Kepunahan


Kolaborasi antara peneliti dari University of California in Berkeley (UCB) dan Smithsonian Institution menemukan bahwa paus abu-abu berhasil melewati siklus pemanasan global dan pendinginan global di masa lampau karena mereka mengubah pola makan. Saat kehidupan mereka terancam, hewan ini menyantap makanan yang lebih bervariasi daripada biasanya. Ini membuat mereka mampu bertahan hidup dan terhindar dari kepunahan seperti banyak spesies hewan lain. Baca lebih lanjut

160 Tahun Hilang, Jamur Hantu Ditemukan


Jamur hantu yang bercahaya

Spesies jamur Neonothopanus gardner berhasil ditemukan kembali di wilayah Brasilia pada 2009 oleh tim ilmuwan yang dipimpin Dennis Desjardin dari San Fransisco State University. Sebelumnya, spesies itu dinyatakan menghilang sejak tahun 1840. Baca lebih lanjut

Ditemukan Kota Berusia 3500 Tahun


homepage.univie.ac.at

Irene Mueller, arkeolog Austria telah menemukan sebuah kota Mesir kuno kira-kira 3.500 tahun, yang terkubur di bawah tanah di wilayah timur laut di Delta Nil. Baca lebih lanjut

Makam Abad Ke-18 Terbesar Ditemukan


Kerangka manusia dalam sebuah guci di lokasi kubur guci Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (5/6). Tim peneliti dari Balai Arkeologi Banjarmasin menemukan 52 guci berisi kerangka manusia dalam penggalian selama 21 hari. Kubur itu diperkirakan telah ada sejak abad ke-18.

TENGGARONG, Tim peneliti arkeologi menemukan kuburan manusia abad ke-18 terbesar di Kelurahan Sangasanga Dalam, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Kuburan itu berupa 52 tajau atau guci berisi kerangka manusia, tiga kerangka masih utuh.

Ketua Tim Penelitian Penguburan Tajau Sangasanga Bambang Sugiyanto kepada pers, Sabtu (5/6/2010), mengatakan, kuburan tajau, guci, atau martavan ini sudah ada pada abad ke-18 dan menjadi terbesar yang pernah ditemukan di Indonesia. Baca lebih lanjut

Ada Udang Hidup di Kedalaman 180 Meter Es Antartika


WASHINGTON, Penemuan ini menantang anggapan umum tentang kemampuan bertahan dari organisme kompleks, yakni organisme yang lebih dari sekadar bakteri atau berbentuk sel tunggal saja.

Kalau ada udang bisa bermain-main di bawah lapisan es 180 meter, bagaimana di bulan Jupiter, Europa, yang tertutup es?

Para ilmuwan menemukan fauna dari keluarga udang-udangan dan juga ubur-ubur yang bertahan hidup di bawah lapisan tebal es di Antartika, yang mana tadinya disangka tak mungkin ada binatang yang bisa bertahan di tempat seperti itu. Baca lebih lanjut