Tip’S MERAWAT ALAT DAPUR


11. Agar talenan yang terbuat dari kayu bertahan lama dan bebas dari sisa potongan sayur/daging, oleskan dengan beberapa tetes minyak.

2. Untuk mencegah peralatan baru Anda yang terbuat dari kayu bebas dari bau makanan, rendamlah semalam sebelum digunakan dengan air yang telah diberi cuka putih. Baca lebih lanjut

Iklan

Tip’s memasak


11. Biasakan untuk menggantung daging selama 10­-15 menit sebelum dipotong-potong, setelah diambil dari lemari es. Dengan demikian, sarinya meresap ke seluru daging. Masa penggantungan daging akan menghasilkan daging yang kuat, keras, dan lentur sehingga dapat dengan mudah dipotong.

2. Jika membuat burger, buatlah di tengah-tengah burger tadi lingkaran kecil sekitar 1 cm. Lingkaran ini berguna agar burger dapat matang dengan sempurna karena dimasak dari dua arah (luar dan dalam).

3. Memasak ayam yang sudah dipotong-potong, mulailah dari daging ayam yang berwarna lebih gelap karena warna gelap biasanya matangnya lebih lama dibanding yang berwarna putih. Dengan demikian, ayam matang secara bersamaan.

4. Jangan lupa oleskan jeruk pada ikan sebelum dimasak. Air jeruk membuat ikan tambah lezat dan tak berubah warna saat digoreng.

5. Agar kentang atau nasi terasa lebih nikmat dan juga air rebusan tidak tumpah ke mana-mana saat mendidih, tambahkan sesendok makan mentega atau margarin ke dalam air rebusan.
Kentang tak akan berubah warna ketika direbus jika Anda memasukkan beberapa tetes cuka ke dalam air rebusannya.

6. Saat menggoreng kentang, jangan masukkan kentang berlebihan ke penggorengan karena hasilnya kentang akan berminyak, basah, dan tidak enak. Masukkan sedikit demi sedikit sehingga hasilnya sempurna.

7. Kurangi makanan Anda dari minyak yang berlebihan. Sebelum diberi minyak, taburkan sedikit garam terlebih dahulu di penggorengan.

8. Agar bawang cepat matang saat digoreng, tambahkanlah 1/2 sendok teh garam ke dalamnya.

9. Jika Anda memasak, mulailah dengan menumis bawang merah dan bumbu lain, terakhir baru tambahkan bawang putih. Ini untuk mencegah bawang putih tidak menjadi gosong dan menimbulkan rasa pahit pada masakan.

10. Masak tomat dengan panas rendah agar rasa manis yang dihasilkan tomat tidak hilang. Sebaliknya, jika memasak tomat dengan panas tinggi, tomat akan menjadi asam.

(sumber: tabloidnova,no.884-31 januari 2005)

Aneka olahan MIE


MI GODOK

BAHAN:
1 bh kentang, kukus, potong-potong
2 btg serai memarkan
2 lbr daun salam
½ ekor ayam potong 2 bagian
2000 ml air
3 sdm ebi, sangrai, haluskan
100 gr kol, potong kasar
4 sdm bawang goreng
2 btg daun bawang, potong 1 cm
300 gr mi kuning basah
1 sdm kecap manis
1 bh tomat, potong-potong
minyak goreng Baca lebih lanjut

aneka tips dapur



Berapa banyak air jeruk yang dihasilkan dari 1 buah jeruk? Dari 1 buah jeruk sedang akan didapat 1/4 cup air jeruk.

Untuk mencegah terjadinya goresan pada panci atau wajan anti-lengket, letakkan kain cempal diantar panci/penggorengan tadi Baca lebih lanjut

Tips Memilih Ikan Segar


Tips Memilih Ikan Segar

var print_url = ‘http://woman.kapanlagi.com/print/682_tips_memilih_ikan_segar.html’; var have_artist = ‘false’; var article_url = ‘http://woman.kapanlagi.com/kuliner/tips_dapur/682_tips_memilih_ikan_segar.html’; var article_id = ‘682’; var article_title = ‘Tips Memilih Ikan Segar’; var article_idCat = ‘4:3’; var article_cad = ‘kuliner/tips_dapur’; var artist_name = ”; var artist_url = ”; var wide = ‘true’;

Lihat Gambardocument.write(RightMenu);

Memilih ikan yang berkualitas baik dan segar memang gampang-gampang susah. Apalagi pada zaman sekarang, terjadi pemalsuan di mana-mana.

Oleh sebab itu, Anda perlu teliti sebelum membeli ikan. Perhatikan beberapa tips di bawah ini.

Saat memilih ikan, pilihlah daging ikan segar yang keras dan tidak lembek. Selain itu, pastikan bahwa insangnya berwarna merah.

Pastikan juga mata ikan berwarna putih segar dan ikan tidak berbau busuk. Kulit dan daging yang tidak mudah robek, terutama di bagian perut, juga bisa menjadi tanda bahwa ikan tersebut berkualitas baik.

Yang terakhir, pilihlah ikan yang memiliki warna kulit terang dan jernih.

Selamat berbelanja!

Tips Memilih Daging Segar


Tips Memilih Daging Segar

var print_url = ‘http://woman.kapanlagi.com/print/683_tips_memilih_daging_segar.html’; var have_artist = ‘false’; var article_url = ‘http://woman.kapanlagi.com/kuliner/tips_dapur/683_tips_memilih_daging_segar.html’; var article_id = ‘683’; var article_title = ‘Tips Memilih Daging Segar’; var article_idCat = ‘4:3’; var article_cad = ‘kuliner/tips_dapur’; var artist_name = ”; var artist_url = ”; var wide = ‘true’;

Lihat Gambardocument.write(RightMenu);

Satu lagi informasi yang mungkin dapat membantu Anda, para ibu-ibu muda yang belum berpengalaman dalam memilih jenis daging yang baik.

Sekilas Tentang Daging
Berikut ada beberapa jenis daging yang biasa digunakan oleh ibu-ibu untuk mengolah makanan.

  • Tenderloin, daging has dalam, biasanya untuk steak, cah, dan oseng-oseng.
  • Sirloin atau daging has luar, biasanya untuk beef steak, cah, oseng, atau sate.
  • Top side atau pentul, biasanya digunakan sebagai bahan pembuat rendang, rolade, maupun sup.
  • In side biasanya untuk daging kelapa, beef steak.
  • Meanuteu biasanya diolah untuk steak dan cah.
  • Eyerool atau gandik yang umumnya dipakai untuk membuat gepuk dan rendang.
  • Shank atau kisi, biasanya untuk empal, rawon, dan semur.

Setelah mengetahui sekilas tentang jenis-jenis daging, maka tidak ada salahnya jika kita melirik tips untuk memilih daging yang baik dan berkualitas.

Pastikan bau khas daging sapi masih segar. Selain itu, daging juga harus kelihatan segar, tidak kusam.

Jangan pilih daging yang berwarna kehijau-hijauan atau hitam.

Selamat berburu!

Tips Membuat Hiasan Dari Cokelat


Tips Membuat Hiasan Dari Cokelat

Lihat Gambar

Menjelang hari  yang tak lama lagi tiba, maka tak ada salahnya jika Anda mulai memikirkan hidangan spesial apa yang hendak Anda suguhkan bagi kerabat atau kekasih tercinta.

Tak dapat dielakkan bahwa hasil karya sendiri (walau tak sesempurna yang dijual di toko) memiliki kesan yang lebih mendalam daripada jika kita membeli.

Jika pilihan Anda jatuh pada kue yang dihiasi dengan cokelat (bisa tart cokelat, kue kering lapis cokelat, bahkan buah cokelat), maka berikut ini ada beberapa tips yang patut Anda perhatikan dalam membuat hiasan dari bahan cokelat.

  • Pastikan Anda benar dalam memilih cokelat yang akan dilelehkan. Cooking chocolate biasanya berbentuk batangan atau blok. Pilih yang berkualitas baik karena ada beberapa merk yang susah membeku.
  • Potong-potong/ serut cokelat blok sebelum di-tim, potongan yang terlalu besar akan menyebabkan lelehan cokelat tidak rata dan bisa berbintil/berbutir.
  • Tim cokelat dengan air panas bukan di atas air mendidih. Banyak orang salah mengerti istilah “Tim Cokelat” dalam resep. Tim cokelat di sini artinya melelehkan cokelat di atas air panas. Cokelat akan bergumpal dan keras jika Anda menge-tim cokelat di atas air mendidih. Caranya, masak air hingga mendidih, angkat. Letakkan panci kedua yang berisi potongan cokelat di atas air panas, aduk hingga meleleh.
  • Pastikan panci dan alat yang Anda gunakan bebas air/ tidak basah karena air akan menyebabkan cokelat bergumpal.
  • Jangan pernah menambahkan mentega/ margarin, memang cokelat tim menjadi licin namun jika ditambah bahan-bahan itu, maka lelehan jadi susah membeku.
  • Cokelat putih mengandung lemak lebih tinggi dibandingkan yang berwarna cokelat, jadi memerlukan suhu lebih rendah dibanding yang berwarna cokelat.
  • Usahakan menge-tim cokelat harus selalu diaduk-aduk, agar cokelat tidak menggumpal.
  • Segera siramkan/ gunakan cokelat tim karena lelehan cokelat akan segera mengeras kembali jika tidak digunakan/ didiamkan dalam suhu ruang.
  • Menghias kue dengan siraman cokelat sebaiknya dilakukan dalam ruangan bersuhu dingin agar cokelat cepat membeku. Atau bisa juga dengan cara dimasukkan ke lemari pendingin secepatnya setelah kue dihias cokelat.

Selamat Berkreasi!