lagi Hamil tak BOleh Cabut GIGI..?


Gigi yang berlubang tentu memicu rasa tak nyaman dan jadi biang keladi sakit gigi. Padahal, mulut merupakan pintu gerbang asupan nutrisi yang dibutuhkan untuk kesehatan ibu dan janin. Karena itulah, gigi yang sehat dan terawat sangat penting untuk ibu hamil.

Sayangnya, tak semua ibu hamil memiliki kesehatan dan kebersihan gigi yang baik sehingga lebih rentan infeksi. Pada kondisi ini gigi akan lebih mudah berlubang dan membutuhkan perawatan lanjutan. Lantas, kalau sedang hamil, bolehkah menambal dan mencabut gigi?

“Pada prinsipnya, kalau gigi masih bisa dirawat, sebaiknya dirawat dulu. Namun, kalau sudah rusak dan perlu dicabut, boleh saja,” kata dr Boy Abidin, Sp OG dari RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta. Meski demikian, menurut Boy, dokter gigi akan menyesuaikan tindakan dan pemberian obat agar tidak mengganggu kesehatan janin.

Boy menambahkan, biasanya dokter akan memberikan obat pereda kontraksi untuk menekan risiko kontraksi akibat proses pencabutan gigi. “Saat pencabutan juga ada risiko perdarahan, tetapi hal ini bisa diatasi dengan obat antipendarahan yang aman untuk janin,” katanya.

Penggunaan anastesi untuk ibu hamil juga akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan ibu. Demikian juga dengan pemberian antibiotik dan analgetik pascapencabutan untuk menghindari infeksi. “Sekarang sudah banyak obat yang dikhususkan untuk ibu hamil dan aman,” katanya.

Tindakan pencabutan dan penambalan gigi juga boleh dilakukan oleh ibu hamil sepanjang masa kehamilannya. “Daripada menahan sakit selama hamil yang akhirnya menyebabkan asupan nutrisi terganggu, lebih baik rawat gigi, termasuk juga bila perlu dicabut,” kata Boy.

Msn766hi***

Iklan
%d blogger menyukai ini: