Aktivitas Menemani Liburan Si Kecil


Grace & Nicole

Grace & Nicole

Jamak terlihat di masa ini, anak-anak menghabiskan waktu luangnya berkutat dengan televisi, mainan elektronik, atau komputer. Tak heran, bagi anak-anak yang berkembang dengan kegiatan seperti ini, sulit untuk menemukan kegiatan positif. Jika tidak diajarkan, bisa jadi anak-anak ini tak lagi mengenal mainan tradisional. Seperti, keletok mainan, layangan, atau bahkan mainan yang langsung berkenaan dengan alam.
Tak hanya itu saja, anak-anak yang jarang bermain di alam akan terhambat perkembangannya dalam mengenal alam. Bahkan cenderung menjadi anak-anak yang menganggur dan mengarah ke kegiatan dan aktivitas negatif dan berbahaya. Sebelum itu terjadi, Anda sebagai orangtua masih bisa mengajak anak-anak untuk berkenalan dengan alam dan membantunya bermain kreatif. Berikut tips-tipsnya.

Amazing Race versi lokal
Anda tahu acara petualangan The Amazing Race yang disiarkan TV berbayar? Buatlah acara semacam ini. Siapkan beberapa pertanyaan kuis yang membuat anak harus menemukan jawabannya dengan mengunjungi berbagai tempat. Anda bisa mengajukan pertanyaan yang merujuk ke jenis-jenis tanaman, misalnya. Jika Anda memiliki beberapa tanaman dengan taman yang cukup luas. Atau di sekitar rumah juga bisa. Akan lebih seru jika dilakukan secara kompetitif. Ajak sepupu-sepupunya atau teman mainnya sebagai lawan main. Buat permainan semenarik mungkin.

Ajak berkebun
Kebanyakan anak akan suka bermain dengan tanah. Apalagi jika ia tidak risih dengan kotoran. Nah, dari sini, ajak dia untuk mengenal aneka macam tumbuh-tumbuhan, sekaligus mengenalkannya tentang keuntungan bercocok tanam, yang banyak dibilang sebagai hobi terpopuler sedunia.

Anda tak perlu menjadi seorang ahli tanam sedunia untuk bisa mengajarkan si kecil menanam. Anda bisa mengajarnya cara menanam, sekaligus bersabar seperti apa dan kapan tanaman tersebut akan tumbuh. Bahkan jika Anda tak memiliki taman yang luas, Anda bisa mengajaknya bercocok tanam dengan pot bunga. Bahkan mungkin menanam kecambah dengan kapas seperti pelajaran SD dulu. Selain mengajar kesabaran, anak juga akan belajar untuk mengeksplorasi ilmu ilmiah, asal tumbuhan, dan bagaimana terhubungnya kehidupan ini.

Memasak bersama
Memasak juga bisa jadi merupakan kegiatan yang mendidik sekaligus menyenangkan bersama anak-anak. Ajak mereka untuk menyisingkan lengan bajunya untuk menciptakan makanan ringan yang sehat dan lezat. Memasak merupakan sebuah aktivitas yang memerlukan keahlian dan pengetahuan yang akan dipegang si kecil hingga ia dewasa. Jadi, memasak bersama adalah kegiatan yang baik untuk dimulai sejak masih kecil. Plus, Anda bisa sekalian mengajarkan anak-anak untuk menyiapkan meja makan saat akan makan malam. Mereka akan memiliki rasa bisa berkontribusi di pekerjaan rumah, sehinggan Anda masih memiliki waktu untuk berbincang dengan mereka, sekaligus mengawasi mereka saat Anda memasak.

Kegiatan seni
Bermain kotor-kotoran adalah hal yang menyenangkan untuk anak-anak. Tak terkecuali mengotorkan diri dengan alat gambar, seperti krayon atau alat lukis.
Buat saja kanvas dari kaus polos, lalu gunakan alat-alat lukis untuk baju yang saat ini sudah banyak dijual di toko-toko mainan anak. Jangan memaksakan si kecil dalam menentukan warna pada obyek lukisannya. Bebaskan saja jika ia memiliki cara pandang tertentu. Hanya pastikan saja cat yang digunakan aman untuk anak-anak, karena saat ini banyak zat pewarna yang beracun.

Anda juga bisa berlatih mewarnai telur yang sudah direbus. Belajarlah mewarnai telur dengan beragam zat pewarna celup, atau dilukis. Tentu Anda masih ingat pelajaran SD dulu, saat membuat semacam cap dari batang tumbuhan yang dicelupkan pada cairan berwarna. Kegiatan yang bermain dengan warna ini membantunya mengenal dan lebih sensitif dengan warna.

Jika Anda ingin mengajarkan seputar penggunaan ulang barang-barang yang sudah tak digunakan, ambillah buku-buku atau majalah lama. Ajak si kecil melakukan scrapbookingScrapbooking merupakan cara menarik untuk menyimpan kenang-kenangan si kecil. Sedangkan jika si kecil adalah pribadi yang menyenangi hal berbau seni, coba juga ajak ia berkunjung ke museum. Misalnya Museum Wayang.

Berkenalan dengan alam
Secara naluriah, anak-anak sudah penasaran dan tertarik dengan alam. Kecuali mereka tumbuh dan berkembang di peternakan atau daerah yang dekat dengan alam, kecil kemungkinan mereka bisa mengenal alam. Apalagi jika mereka besar di daerah perkotaan. Kuncinya adalah dengan tetap mengedukasi dan menjaga mereka tetap aman, sekaligus mengajarkan mereka indahnya alam yang dimiliki bumi ini sendiri. Anda bisa mengajak mereka menginap di perkemahan, atau pergi ke danau buatan, atau bahkan ke arena yang mengajak mereka berkenalan dengan alam. Misal, Kampoeng Maen Fair, yang diadakan di Serpong mulai dari 27 Juni – 5 Juli 2009.

Ke mal
Sudah bukan barang baru, bahwa penduduk Jakarta, yang dikelilingi dengan beragam mal akan memilih mal ketimbang harus bermain di lumpur. Banyak yang memberitakan kerugian jika terus-menerus mengajak anak-anak pergi ke mal. Namun, tak bisa disangkal, mengajak si kecil jalan-jalan ke mal memang rekreasi yang mudah dan lebih nyaman. Bisa berbelanja, nonton film, makan bersama, dan sebagainya. Tak bisa dipungkiri pula, saat ini banyak tempat untuk anak belajar dan mengembangkan imajinasinya di mal. Misalnya, My Playmall di Senayan City, atau Lollipop di Senayan City, atau Kidzania di Pacific Place. Tempat-tempat semacam ini pun bisa membuat si kecil lebih semangat belajar, karena kemasannya yang menarik.

Masih banyak program untuk anak-anak yang semakin menarik, misalnya Senayan City yang menghadirkan tokoh kartun SpongeBob Squarepants (19 Juni – 19 Juli 2009). Selain melakukan berbagai kegiatan bersama tokoh SpongeBob, anak-anak juga bisa berfoto bersama dengan tokoh ini. Atau menyaksikan aksi Spiderman di Dunia Fantasi, Ancol. Tentunya, selain memberikan mereka kenangan hingga mereka besar, mereka pun punya kegiatan selain hanya bermain dengan komputer atau menonton televisi.
manson silalahi**

%d blogger menyukai ini: