Salah Kaprah Seputar Kesehatan Wanita


Jadikan dokter Anda partner kesehatan Anda. Temukan dokter yang cocok dengan Anda dan mau memberikan konsultasi secara lengkap.

Kesehatan adalah suatu karunia yang tak ternilai harganya. Tak ada orang yang mau jatuh sakit. Oleh sebab itu, ada baiknya Anda mengetahui apa yang baik untuk kesehatan Anda. Ketahui kesalahpahaman apa yang sering beredar di masyarakat mengenai kesehatan wilayah kewanitaan Anda.

Terlalu bersih di daerah kewanitaan
“Pada dasarnya, vagina yang sehat memiliki begitu banyak bakteri sehat yang menjaga vagina dari kuman-kuman jahat, membuat area tersebut memiliki kemampuan membersihkan dirinya sendiri,” terang Patricia Sulak, M.D., profesor bidang obstetri dan ginekologi di Texas A&M Medical School. Saat ini ada banyak produk pembersih daerah kewanitaan yang beredar. Padahal, menggunakan sabun, bedak, atau produk pembersih kewanitaan terlalu banyak, apalagi yang menggunakan pewangi, justru tak sehat. Hal ini bisa ditandai dengan iritasi di daerah kewanitaan, kemerahan, rasa panas, hingga gatal-gatal. Yang bisa Anda lakukan adalah dengan membersihkannya menggunakan pembersih kewanitaan lembut, tanpa pewangi, tanpa deodoran.

Pasrah terhadap hasil tes
Di kenyataan belakangan ini, kita tak bisa terlalu pasrah untuk percaya kepada manusia. Hal ini juga berlaku pada tes kesehatan.  Sebagai pasien, Anda patut menyadari, apakah hasil tes yang diberikan oleh si dokter cukup akurat. Pada pemeriksaan saat ada benjolan pada payudara, misalnya. Dokter Anda harus memeriksa payudara saat Anda duduk, untuk melihat adanya kerutan pada kulit di daerah payudara. Ini dilakukan untuk memeriksa kemungkinan adanya pertumbuhan kanker. Selanjutnya, dokter seharusnya memeriksa payudara dengan posisi Anda tidur telentang, dengan lengan ditekuk di belakang kepala. Ini dilakukan untuk memudahkan pemeriksaan di daerah sekitar ketiak, sekaligus memastikan jaringan di daerah tersebut tersebar rata. Kemudian dokter akan menekan payudara menggunakan jarinya, dimulai dari daerah puting, ke arah luar dengan gerakan melingkar menuju daerah ketiak. Akhirnya, dokter akan mencubit perlahan puting payudara untuk melihat apakah ada cairan yang keluar.

Namun, tak ada yang lebih mengenal tubuh seseorang kecuali dirinya sendiri. Meski si dokter mengatakan bahwa payudara Anda sehat, namun ada benjolan tak normal yang merisaukan Anda, coba minta mamogram. Nancy Beth Lebowitz, seorang ginekolog dari New York mengatakan, bahwa setiap tahun hampir sebanyak 10.000 pasien kanker payudara mengalami penundaan diagnosis karena ada beberapa dokter yang tak yakin benjolan di payudara pasien yang mencurigakan. Dengan melakukan pemeriksaan mamogram dengan sonogram, dokter bisa mendeteksi benjolan yang ada di payudara Anda. Dari sana bisa diperkirakan apakah benjolan tersebut adalah kista yang berisi cairan (biasanya jinak) atau massa solid (kemungkinan kanker). Sonogram akan sangat baik dilakukan jika Anda dalam kondisi menjelang menopause. Wanita yang masih muda umumnya memiliki payudara yang masih kencang dan padat. Mamogram kesulitan mendeteksi adanya kelainan pada payudara yang masih padat. Untuk wanita yang memiliki payudara padat, disarankan untuk melakukan mamogram dan sonogram agar lebih efektif.

Mengabaikan perubahan pada siklus menstruasi
Hanya Anda yang mengerti tubuh Anda dan perubahannya. Termasuk dalam hal siklus menstruasi. Perubahan kecil, misal, biasa mendapatkan haid selama 5 hari, tiba-tiba menjadi 7 hari atau lebih cepat dari biasa masih tergolong normal. Hal semacam ini bergantung pada asupan konsumsi dan kondisi Anda yang baru saja melakukan perjalanan. Namun jika siklusnya sangat berubah, misalnya volume darah yang keluar lebih banyak dari biasanya atau jauh berkurang, dan berlangsung lebih dari 1 kali, sebaiknya cek ke dokter secepatnya. Hal ini bisa jadi adalah gejala adanya endometriosis.

Tidak minum obat ketika sakit saat kehamilan
Tak semua obat yang ada di pasaran “haram” untuk ibu hamil. Tetapi tentunya, ketika Anda sedang hamil, Anda harus melakukan pemeriksaan berkala ke dokter. Pada saat itu, Anda harus menanyakan obat-obatan umum apa yang boleh dan yang tidak. Jika Anda memiliki kecenderungan mabuk darat ketika naik mobil atau dalam kondisi tertentu sering pusing, tanyakan obat apa yang aman untuk Anda. Dokter kandungan umumnya akan memberikan daftar obat yang aman untuk para ibu hamil.

Berat badan berpengaruh terhadap kesehatan ginekologi
Terlalu kurus bisa mengakibatkan ketidakteraturan atau berhentinya haid. Sebaliknya, berat badan berlebih bisa memproduksi hormon estrogen lebih. Kelebihan hormon estrogen meningkatkan kemungkinan perkembangan kanker payudara dan kanker rahim. Pada wanita yang kelebihan berat badan juga ada kemungkinan terjadinya kegagalan pil kontrasepsi. Kelebihan hormon estrogen yang dicetuskan oleh sel lemak bisa mengganggu metabolisme pil kontrasepsi. Riset juga menunjukkan bahwa wanita dengan kondisi obesitas memiliki kemungkinan dua kali lebih besar melahirkan bayi prematur.

Pil kontrasepsi menyebabkan kanker payudara
Sebuah riset yang dikeluarkan oleh John Hopkins University yang meneliti 10.000 wanita, menemukan bahwa tipe pil kontrasepsi apa pun tak memiliki dampak pada kanker payudara.

Iklan
%d blogger menyukai ini: