Komet


Komet

Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida, metana, air) dan debu yang membeku. Komet memiliki orbit atau lintasan yang berbentuk elips, lebih lonjong dan panjang daripada orbit planet. Komet yang cerah pastinya menarik perhatian ramai. Orang dulu mengatakan bahwa komet adalah bintang sapu…. tapi komet bukanlah sapu.

Ciri fisik

Ketika komet menghampiri bagian-dalam Tata Surya, radiasi dari matahari menyebabkan lapisan es terluarnya menguap. Arus debu dan gas yang dihasilkan membentuk suatu atmosfer yang besar tetapi sangat tipis di sekeliling komet, disebut Koma. Akibat tekanan radiasi matahari dan angin matahari pada Koma ini, terbentuklah ekor raksasa yang menjauhi matahari.
Komet terdiri dari
– inti komet (nukleus) yang terdiri dari batu, debu, es, dan gas yang membeku
– Koma, dan
– Ekor
Garis tengah inti komet (nukleus) kira kira hanya 8 – 25km, sangat kecil jika dibandingkan dengan koma. Garis tengah koma dapat mencapai 60.000km dan panjang ekor komet dapat mencapai 80 juta km.

Koma dan ekor komet membalikkan cahaya matahari dan bisa dilihat dari bumi jika komet itu cukup dekat. Ekor komet berbeda-beda bentuk dan ukurannya. Semakin dekat komet tersebut dengan matahari, semakin panjanglah ekornya. Ada juga komet yang tidak berekor.

Orbit komet


Komet bergerak mengelilingi matahari berkali-kali, tetapi peredarannya memakan waktu yang lama. Komet dibedakankan menurut rentangan waktu orbitnya. Rentangan waktu pendek adalah kurang dari 200 tahun dan rentangan waktu yang panjang adalah lebih dari 200 tahun. Secara umumnya bentuk orbit komet adalah elips.

contoh contoh komet :
– Komet Yupiter
– Komet Ence
– Komet Merchoues
– Komet Ikeya- Seki
– Komet Bennet
– Komet Kahoutek


komet Halley               komet Hyakutake


komet Hale-Boop komet Ikeya-Zhang


Iklan
%d blogger menyukai ini: