menyesal punya nama Dalijo


Dua orang bapak berdebat soal nama mereka, dia menyesal namanya Dalijo.

Dalijo: “Saya menyesal punya nama Dalijo.”

Poerwito: “Kenapa menyesal, bukankah nama penting buat kita?”

Dalijo: “Penting, tapi aku korban perasaan.”

Poerwito: “Kok bisa…?”

Dalijo: “Semua orang di sini memanggilku ‘Kak Dal ijo’… ‘kadal ijo’… ‘kadal ijo’.”

Iklan
%d blogger menyukai ini: